WHITE SPOT REMEDY For the treatment of White Spot ichthyophthirius multiifiliis in Freshwater and Tropical Freshwater aquarium fishWhite Spot is a common fish parasite that can occur after the introduction of new fish or plants to a tank. These parasites appear as distinct small white spots pin head size on the fish’s body and fins. Unless prompt action is taken fatalities will occur. White Spot disease is fairly common and is best treated with a specific medication like Blue Planet White Spot FOR USE * Ensure aquarium water is well aerated for the duration of the treatment. * Activated carbon will remove this product from aquarium water resulting in ineffective treatment. Remove from filtration system for duration of treatment. * This product contains a dye product which will stain if spilled. * DO NOT RATES * Use at the rate of 5 drops per 1 litre of aquariumwater or Use at the rate of 5mL per 20 litres of aquarium water. * For tetra species, baby fish and scaleless fish loaches etc., use at a reduced rate of 1mL 20 drops per 8 litres of aquarium water or 5mL per 40 litres of aquarium water. * Repeat dose after 3 days. * DO NOT 50mL125mL 500mL2L
Caramengatasi keputihan dengan bawang putih: -Siapkan satu suing bawang putih yang masih mentah dengan ukuran sedang. -Belah satu bawang putih menjadi tiga bagian.
Antitumor Antiperadangan Antimikroba Antiprotozoa Antijamur Antivirus Bawang putih aman dikonsumsi dalam jumlah yang wajar. Efek samping yang mungkin saja muncul setelah Anda mengonsumsi bahan alami ini adalah bau napas dan tubuh, mulas, dan sakit perut. Cara mengobati gejala bronkitis dengan bawang putih Lung Health Institute menyebutkan bawang putih memiliki khasiat menyerupai antibiotik untuk membantu melawan peradangan dan sumbatan yang menyerang paru-paru. Namun, tidak banyak penelitian yang menguji tentang cara mengobati bronkitis dengan bawang putih. Sebuah studi yang dipublikasikan National Library of Medicine menunjukkan bahwa ekstrak bawang putih memiliki efek penghambatan virus bronkitis menular pada embrio ayam. Buku yang disebutkan Avicenna Journal of Phytomedicine pun merekomendasikan bawang putih sebagai cara mengobati batuk kronis, yang merupakan gejala bronkitis. Jurnal tersebut juga menunjukkan bahwa antivirus yang ditemukan dalam jumlah yang sangat sedikit dalam bawang putih dapat melawan virus, seperti influenza dan rhinovirus. Virus-virus tersebut diketahui sebagai penyebab bronkitis yang umum. Sementara itu, jurnal yang dipublikasikan The Journal of Nutrition menyatakan bahwa mengonsumsi bawang putih secara rutin dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Seperti diketahui, risiko bronkitis dapat meningkat ketika Anda memiliki sistem kekebalan tubuh rendah. Artinya, jurnal tersebut mendukung anggapan bahwa cara mengobati gejala bronkitis dapat dilakukan dengan bawang putih. Meskipun bawang putih diyakini sebagai bahan alami yang aman, tidak banyak studi yang meneliti efek sampingnya secara detail. Keamanan bawang putih perlu diteliti, terutama untuk wanita hamil atau menyusui, serta anak kecil. Selain bawang putih, obat alami apa lagi yang bisa mengatasi gejala bronkitis? Selain bawang putih, berbagai bahan alami lainnya juga bermanfaat untuk mengatasi rasa tak nyaman akibat gejala bronkitis. Cara mengobati gejala yang disebabkan oleh bronkitis lainnya tentu dengan menggunakan obat batuk. Selain bawang putih, mengobati gejala bronkitis juga bisa dilakukan dengan cara mengonsumsi obat tradisional bronkitis berikut ini Nanas untuk meredakan batuk berdahak Madu untuk meredakan batuk Jahe untuk menenangkan saluran pernapasan yang meradang Kunyit untuk mengatasi iritasi dan meningkatkan daya tahan tubuh Pengobatan bronkitis, baik medis atau pun non-medis, bertujuan untuk meredakan gejala, mencegah komplikasi bronkitis, hingga memperlambat berkembangnya penyakit. Obat-obatan tradisional dapat Anda konsumsi sebagai pelengkap dari pengobatan medis yang Anda jalani. Selalu konsultasikan dengan dokter Anda untuk mendapatkan saran yang terbaik.CaraMengobati Sipilis Dengan Bawang Putih - OBAT PENDERITA SIPILIS Obat penderita sipilis kini dijual bebas di pasaran. Namun anda harus berhati-hati. Obat mana yang memiliki kandungan yang alami dengan yang tidak. Karena tidak semua obat herbal cocok digunakan di tubuh anda. Apalagi kita tidak tahu obat tersebut dibuat dari bahan alami apa Halodoc, Jakarta - Bawang putih sudah digunakan sejak lama untuk tujuan pengobatan. Di dalam bawang putih terdapat zat allicin, yakni senyawa hal yang memberikan aroma khas bawang putih dan bersifat antijamur, antivirus, dan antibakteri. Oleh karena itu, bawang putih dipercaya mampu membantu melawan penyakit gigi dan gusi. Ada lebih dari 500 spesies bakteri yang secara alami berada di mulut dan beberapa dari bakteri ini bermanfaat bagi kesehatan sementara yang lainnya tidak. Kunci menjaga mulut tetap sehat adalah menjaga keseimbangan bakteri baik dan jahat di dalam mulut. Oleh karena itu, bawang putih bisa dimanfaatkan untuk menyeimbangkan bakteri jahat dan baik tersebut. Baca juga Ini Cara Pertolongan Pertama Sakit Gigi di Rumah Begini Cara Bawang Putih Atasi Sakit Gigi Melansir Ask the Dentist, allicin bekerja dengan cara mencegah bakteri jahat berkembang biak yang bisa menyebabkan pembusukan gigi. Penggunaan ekstrak bawang putih juga membantu memerangi periodontitis penyakit gusi dengan mengendalikan populasi bakteri jahat dan membiarkan bakteri baik berkembang. Selain itu, saat kamu memilih produk kesehatan mulut yang mengklaim dapat memerangi penyakit gusi dengan membunuh "99,9% bakteri”, maka kamu telah mengambil keputusan yang salah. Pasalnya, saat semua bakteri mati, maka laju pertumbuhan baik dan yang jahat nantinya akan berbeda. Alhasil, kamu telah menciptakan ketidakseimbangan antara bakteri baik dan buruk, yang dapat membahayakan kesehatan mulut dan kesehatan seluruh tubuh. Allicin dapat ditemukan dalam bawang putih segar setelah dihancurkan atau dipotong. Jika kamu tidak memiliki bawang putih segar, kamu mungkin tergoda untuk menggunakan bubuk bawang putih untuk mengatasi sakit gigi. Namun, bubuk bawang putih tidak mengandung allicin, sehingga tidak membantu meringankan sakit gigi. Allicin sebenarnya tidak ditemukan dalam bawang putih utuh, tetapi ia dibuat ketika ia dihancurkan, dikunyah, dicincang, atau diiris dan hanya ada dalam waktu singkat. Baca juga Tidak Harus Selalu Dicabut, Begini Obati Sakit Gigi Adakah Efek Samping dari Penggunaan Bawang Putih? Bawang putih adalah bagian bumbu dapur yang sering ditambahkan dalam makanan. Ia terbukti sehat dan bisa membantu meringankan sakit gigi. Sebelum kamu mencobanya di rumah, waspada potensi efek samping dari makan bawang putih mentah, seperti Kembung; Bau mulut; Bau badan; Sakit perut; Mulas; Sensasi terbakar di mulut; Refluks asam lambung; Reaksi alergi. Jadi, jika kamu ingin menggunakan bawang putih untuk mengatasi sakit gigi, sebaiknya diskusikan dahulu dengan dokter di Halodoc. Kamu bisa chat dokter di Halodoc untuk menanyakan mengenai khasiat mengatasi sakit gigi. Baca juga Jangan Asal Pilih Obat Sakit Gigi, Bisa Berbahaya Cara Menggunakan Bawang Putih untuk Mengatasi Sakit Gigi Ada dua cara untuk menggunakan bawang putih, antara lain Langsung Dikunyah. Pertama-tama, pastikan kamu menggunakan bawang putih segar. Kunyah siungan bawang putih. Proses ini melepaskan allicin yang langsung membunuh bakteri penyebab sakit gigi. Biarkan siungan yang dikunyah itu menempel beberapa saat di gigi. Dibuat Saus. Dengan menggunakan bagian belakang sendok, kamu dapat menghancurkan bawang putih dan mencampurnya dengan sedikit garam, yang bersifat antibakteri dan dapat mengurangi peradangan. Oleskan campuran ini ke gigi yang terkena menggunakan jari-jari atau kapas. Biarkan saus ini menempel beberapa saat di gigi. Namun, tidak selamanya kamu bisa gunakan bawang putih, atau menggunakannya secara sal. Kamu wajib menghindari menjejalkan bawang putih terlalu jauh ke gigi sehingga menjadi tersangkut, terutama jika ada rongga di gigi. Beberapa orang juga memiliki alergi terhadap bawang putih. Jika ini masalahnya, kamu wajib menghindarinya. Bawang putih dianggap aman untuk dikonsumsi jika sedang hamil, namun ingat, makan terlalu banyak bawang putih bisa menyebabkan mulas, bahkan jika kamu sedang tidak hamil. Referensi Healthline. Diakses pada 2020. Can Garlic Treat the Pain from Toothaches? Ask the Dentist. Diakses pada 2020. How Garlic Fights Gum Disease, Cavities, and Toothaches.