Begitulah perbuatan baik seorang Muslim. Kebaikan apapun yang ia lakukan, sejatinya ia sedang menyiapkan tanaman yang kelak berbuah manis suatu saat. Sesungguhnya Allah Maha Melihat dan Mendengar, maka tak satupun kebaikan hamba-Nya melainkan langusung tercatat dan berbalas kebaikan pula. Ihsan, dalam Islam, bukanlah sekadar konsep teoretis. Ia menggambarkan sikap dan perilaku sehari-hari yang menggiring kita pada kebaikan, ketulusan, dan kesempurnaan dalam segala hal yang kita lakukan. Mari kita lihat beberapa contoh konkret dari sikap ihsan yang bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. 1. Sikap Tulus dalam Beramal
Hubungan perbuatan baik dan kebiasaan. Dalam Islam, perbuatan baik diakui sebagai tindakan demi menyenangkan Allah, sang pencipta. Terkait hal tersebut, Alquran juga menegaskan adanya imbalan yang besar bagi siapa pun yang tulus melakukan kebaikan. Salah satu contohnya terdapat pada Surat An-Nisa ayat 40 yang berbunyi "Sesungguhnya Allah tidak
Dalil perintah berbuat kebaikan yang ada di Al Quran. Artinya: "Dan belanjakanlah (harta bendamu) di jalan Allah, dan janganlah kamu menjatuhkan dirimu sendiri ke dalam kebinasaan, dan berbuat baiklah, karena sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang berbuat baik." (QS Al Baqarah : 195).
Pertama, prinsip keimanan. Iman merupakan sumber segala kebaikan. Akan tetapi, iman yang dimaksud ayat itu adalah yang menggetarkan hati, melahirkan ketundukan, dan kepatuhan manusia kepada Allah SWT. Kedua, prinsip amal saleh. Ini memunculkan tak hanya kesalehan pribadi, melainkan juga kesalehan sosial.
. 164 44 136 139 190 63 389 115

apa itu kebaikan dalam islam